Saya Kesulitan Menulis Hari ini


Photo by Glenn Carstens-Peters on Unsplash

Kemarin lusa, saya mempublikasi sebuah judul dan gambar, tanpa tulisan. Namun, hal itu disengaja. Saya benar-benar tidak ingin menuliskan apa pun, karena kekosongan itulah yang muncul sesuai dengan judul. Dan rasanya mengeluh memang benar-benar bakat alami. Saya selalu ingin bercerita hal-hal buruk, berbagi kisah-kisah tidak menyenangkan dengan orang lain. Dalam postingan-postingan instagram tentang kesehatan mental, orang yang terlalu sering mendengarkan keluhan teman atau kerabat terdekat bisa bermasalah juga kesehatan mentalnya. Oleh karena itu, saya menghimbau Anda untuk membaca blog ini. Berhentilah sampai akhir paragraf ini dan kembali.

Saya sudah punya beberapa rencana bagus: kembali ke Malang, menyusun penelitian, turun lapangan. Saya juga ingin semakin rajin mengirimkan tulisan ke media, tapi malah tidak tahu bagaimana memulainya, seolah-olah saya pemula. Hari ini Jum'at, waktu yang tepat untuk melanjutkan kursus filsafat politik yang tertunda karena UTS. Siang tadi saya menyelesaikan pidato ilmiah Isaiah Berlin di Oxford berjudul Two Concepts of Liberty. Selesai membacanya, saya langsung pusing.

Entahlah, saya sedang bingung. Besok saya akan menulis MONIQ, menceritakan betapa gembiranya saya mendengar kabar dibukanya sekolah eksklusif pertama untuk para trans di Bangladesh. Mungkin saya akan memulai hari dengan sedikit membaca bahan dari Prof. Guerrero, lalu meriset pendidikan untuk trans di negara-negara Islam atau di Indonesia, lalu menulisnya di sore hari. Kutipan yang pas akan saya kirimkan di grup medkom, beserta artikelnya. Di hari Senin, poster dan kapsinya sudah siap untuk di-publish. 

Pada kunjungan saya ke Gramedia lalu, saya membeli majalah National Geographic Indonesia edisi Oktober, lalu berjanji akan membeli edisi bulan ini ketika saya sudah sampai Malang. Namun, bahasan utama edisi bulan lalu hanyalah dinosaurus, yang akan membuat saya bingun bagaimana saya akan mengulasnya sebagai konten bulanan di blog ini. Apakah saya akan mengirimnya ke media? Itu ide yang bagus. Tapi saya masih kesulitan dengan hal-hal saintifik di ilmu alam. Apakah saya akan menambahkan ide-ide dari film tentang dinosaurus? Wah itu ide bagus. Ide itu muncul ketika saya menulis ini. 

Banyak hal terjadi, salah satunya saya memutuskan untuk menonton Running Man sejak awal tahun di sela-sela mengerjakan tugas. Ternyata seru juga. Saya menikmatinya dengan tawa yang sangat keras, sampai-sampai abi saya mengancam akan menjewer saya wkwkwk. Sebelum itu, saya berhasil menamatkan Missing: The Other Side yang punya premis bagus banget. Sayang, cuma ada 12 episode tapi cukup padat. Saya mencoba mengulasnya untuk dikirim ke media, tapi kesulitan juga.

Hmmm, blog ini benar-benar menjadi jurnal kehidupan saya. Banyak sekali cerita yang ditulis, tapi tidak banyak orang yang mengikuti. Mungkin pembaca-pembaca saya tidak tahu caranya, tidak seperti Instagram atau Twitter. Tidak banyak juga orang yang membaca, bahkan berkomentar. Tapi apa boleh buat, saya melakukannya dengan senang hati, meskipun terkadang merasa sedih juga. Toh, saya masih manusia. Apa yang salah?

Maaf kalau saya banyak bicara. Terimakasih sudah membaca.

Komentar

Paling Banyak Dibaca Sepekan Terakhir