Mengeluh di Hari Sabtu
![]() |
Photo by Tim Umphreys on Unsplash |
Awal-awal bulan ini, tepatnya 2 November lalu, saya merilis Hanapepe; sebuah kisah tentang seorang penulis yang baru putus dari kekasihnya dan pada saat yang sama pembaca tulisan-tulisannya menurun. Untuk pergi dari masa-masa menyebalkan itu, ia akhirnya pergi ke suatu hutan terpencil, tempat di mana sebuah suku pedalaman membuka hutannya sebagai tempat bersemedi. Ia pernah pergi ke sana sebelumnya, dan pada kunjungan keduanya ini, ia juga ikut dalam pesta besar yang diadakan setahun sekali selama tiga hari.
Hingga hari ini, saya belum ada ide untuk cerita pendek. Masa-masa UTS seminggu terakhir sudah agak memusingkan karena jadwal yang tidak pasti. Saya selalu bangun tidur dengan keadaan cemas: matahari sudah agak tinggi, dan saya langsung mengecek hape untuk melihat jam. Ah, alhamdulillah, masih jam delapan. Rata-rata dosen memberikan soal ujian di malam hari, atau siang sekali. Setelah bangun itulah saya berwudhu, solat duha, dan turun untuk sarapan.
Saya merindukan masa-masa di Malang. Kalau boleh, saya akan berangkat Senin ini: abi berjanji memperbolehkan setelah UTS. Namun, UTS belum berakhir juga. Seorang dosen memberikan kami tugas terakhir dalam bentuk paper hingga tanggal tiga belas. Saya kebingungan memikirkan topik apa yang musti saya tulis. Belum lagi, ini hari Sabtu: jadwal saya untuk menulis MONIQ sebagai pekerjaan rutin. Terimakasih seni religi sudah mau menampung ide-ide liberal saya dalam media komunitas islami.
Untuk teman-teman di antropologi: topik apa yang kalian angkat untuk kajian etnografi? Saya sebenarnya ingin sekali punya teman diskusi. Rekan sejawat dan dalam studi yang sama, agar bisa bertukar pemikiran tentang apa yang kami pelajari, atau apa yang akan kami tulis. Namun, komunikasi saya dengan mereka tidak selalu baik. Lagipula, mereka sibuk semua. Ada yang berbisnis, bergabung organisasi, aktif di kepanitiaan, dan lain sebagainya. Cuma saya rasanya yang ga punya kegiatan apa-apa.
Saya cuma anak manja yang suka menulis di waktu luang. Hape saya penuh game, yang saya mainkan secara bergantian di waktu luang. Di malam hari saya menonton drakor hingga dini hari, siangnya saya belajar sambil rebahan. Ketika benar-benar capek dan punya mood untuk menulis, saya akan mengisi blog ini dengan cerita-cerita pendek tidak jelas. Atau keluhan-keluhan tentang kehidupan. Merugilah mereka yang membaca ini, karena rasanya seperti membuang waktu
Terimakasih kepada kalian yang sudah mau membaca. Makasih banget pokoknya.
*****
Oh iya, saya ingin punya pacar lagi secepatnya. Perkenalkan teman kalian yang mungkin seumuran dengan saya wkwkwk.


Komentar
Posting Komentar
Apa pendapatmu?