Teardrops ini lagu awal 2000-an, ya?

Setelah sukses dengan Parasite Eve dan Obey, BMTH mengejutkan penggemarnya dengan pengumuman bahwa mereka akan merilis album terbaru mereka secara utuh di akhir bulan ini. Sebagaimana disebut, album ini digadang-gadang berjudul Post Human: Survival Horror, dan akan dibawakan sebagai hidangan utama konser mereka tahun depan. Album kedelapan mereka sejak 2006 itu akan berisikan tujuh lagu, termasuk Ludens yang rilis sejak tahun lalu untuk game Death Stranding. Kejutan lain: akan ada kolaborasi bersama Babymetal, band metal asal Jepang yang Oli Sykes sukai.

Dari laman Genius, saya akhirnya tahu bahwa lagu ini berkisah tentang masa lalu Oli. Dulu dia adiktif terhadap narkoba dan semua orang tahu bagaimana ia berjuang demi kesehatan mentalnya yang terganggu depresi dan anxiety. Ia digambarkan sendiri di kamar yang berantakan, dan akhirnya berteriak dengan keras namun tak terdengar: ia berteriak dalam air. Ia melawan semua itu sendiri. Langkah-langkahnya didukung oleh rekan-rekan bandnya. 

Namun, penyakit mental itu tentu ada penyebabnya dan itulah yang mereka gambarkan dalam lagu ini: sebuah anak yang lahir dan tumbuh di masa perkembangan teknologi. Anak-anak itu menyakiti diri sendiri, bergantung pada cinta akan benda kecil, dan tak tahu apa-apa tentang dunia nyata. Pada akhirnya mereka tidak punya jiwa, merasakan kekosongan yang nyata dalam hati. Kita berdoa agar akhir yang buruk tidak menimpa mereka, sebagaimana yang Oli nyanyikan. 

Jika amo (2019) lebih banyak berkisah tentang hubungan dan kisah cinta, Post Human sejauh ini menggambarkan kompleksitas manusia. Parasite Eve berkisah tentang pandemi, Obey hadir dengan kaiju raksasa namun berjoget-ria di antara gedung-gedung tinggi lalu bercumbu. Ludens berlatar masa depan yang jauh, di mana manusia kehilangan pemimpin dan mengharapkan kemunculannya. Semoga lagu-lagu selanjutnya tidak mengecewakan. 

Namun saya tidak memasang ekspektasi yang terlalu tinggi. Takut sakit hati.

Toh saya sudah cukup bersyukur dengan komposisi aneh mereka dalam GO TO (2019). Namun, kenapa Teardrops terdengar seperti lagu lama dari tahun 90-an? Apakah mereka mencoba tidak terlalu bereksperimen? Apakah mereka kehabisan ide setelah semuanya tercurahkan untuk Parasite Eve? Ah, jangan 90-an, nanti terdengar sangat jadul. Teardrops terdengar seperti datang dari awal milenium. Pengagum BMTH yang terbiasa dengan opini bahwa "mereka menciptakan genrenya sendiri" akan kaget dan merasa ini terlalu alternative. Iya, kan? 

Komentar

Paling Banyak Dibaca Sepekan Terakhir