Itaewon Class dan Soundtracknya yang Membuat Saya Jatuh Hati
Saya masih berkutat dengan tugas-tugas UTS, ketika teman-teman yang lain begitu sibuk dengan gosip Itaewon Class, drama korea lain yang diproduksi Netflix. Maka, selepas UTS lalu, saya mencari di mana bisa streaming secara ilegal, memuaskan hasrat tak tertahankan akan karya-karya mengagumkan.
Dan benar saja: Itaewon Class begitu bagus. Berkisah tentang seorang pemuda dengan gaya rambut kastanye, Park Sae-roi, yang bertekad untuk mengubah hidup setelah harus pindah SMA. Tekad itu terkabulkan, manakala dia harus dikeluarkan dari sekolah setelah menolak bersujud kepada anak Jang Dae-hee, presdir Jangga Group, perusahaan makanan terkemuka dan nomor satu di Korea setelah ia dipukul karena melakukan perundungan. Sebagai orang kaya, mereka dihormati hingga guru-guru takut kepadanya. Ayah Sae-roi, Park Sung-yeol, juga dikeluarkan dari Jangga.
Dari kejadian itu, mereka memulai sebuah kedai kecil untuk menyambung hidup. Lalu kepahitan datang lagi ketika ayahnya mati karena tabrak lari, dan yang menabraknya tidak lain tidak bukan, adalah Jang Geun-won, perundung yang membuat Sae-roi dikeluarkan dari sekolah. Ketika fakta itu terungkap, Sae-roi pergi ke rumah sakit, dan menghajar Geun-won. Sahabt serta perempuan satu-satunya yang disukai Sae-roi, Oh Soo-ah, datang untuk menghentikannnya dari aksi pembunuhan. Esoknya, ia dipenjara dengan pasal percobaan pembunuhan.
Ketika Anda membaca sinopsis singkat yang saya hadirkan di sini, mungkin Anda bertanya-tanya: mengapa hidup tokoh utama sesulit itu? Mengapa hanya ia yang penuh dengan penderitaan? Dan begitulah tokoh utama: ia berjuang dari nol atau dari angka sepuluh, hingga kemudian mencoba untuk melawan musuhnya yang begitu besar. Setiap episode adalah perjuangan, hingga ia bertemu dengan rekan-rekan yang mampu membantunya melewati setiap kesulitan. Sae-roi adalah lelaki idealis. Dari awal ia diceritakan selalu memgang prinsip hingga tak pernah mau bersujud, bahkan untuk keselamatan dirinya sendiri
Bintang Empat
Saya secara pribadi tidak terlalu suka dengan genre romansa. Namun, Itaewon Class tidak memberikan porsi yang cukup besar untuk hal itu. Perjuangan kelas, konflik, pertarungan bisnis, intrik politik menghiasi sebagian besar ceritanya. Sisanya, kisah cinta, romansa keluarga, dan isu-isu populer kontroversial di Korea semacam transgender. Untuk urusan akting, para pemainnya tidak diragukan. Mereka sudah berpengalaman dalam drama maupun film. Park Seo-joon dan Kim Da-mi, dua bintang utama dalam drama ini, mendapat sambutan hangat dari banyak kalanga. Namun, kisah cinta yang memihak pada Jo Yi-seo di tengah season membuat rating drama ini menurun.
Hal lain yang bagus dari drama ini tentu saja soundtracknya. Ah, saya tidak bisa mnegungkap bagaimana saya jatuh cinta pada lagu Gaho berjudul Start Over. Pertama kali mendengarnya saja saya sudah meluluh, apalagi ketika saya memutarnya untuk seharian. Hati saya meleleh, mata saya ingin menangis tapi tak bisa. Mungkin ini terdengar alay. Namun saya benar-benar jatuh cinta. Atau kalau ingin menggunakan istilah lawas, saya sedang kasmaran.


Komentar
Posting Komentar
Apa pendapatmu?