Senin, Senin Kemarin


Pernakah saya bercerita tentang nyeri dada yang saya rasakan bulan lalu? Hingga saya mendapat parasetamol dari klinik dan akhirnya pulih sendiri? Oh, ternyata belum. Obat itu bertahan lama, karena saya tidak banyak mendapat nyeri dada hingga saat ini. Setidaknya belum kembali. Semoga tidak.

Hari ini, saya kembali ke klinik. Masalahnya, dalam beberapa minggu terakhir, pinggul saya terasa nyeri pula. Anehnya, hal ini tidak terjadi sekali-kali, melainkan terus-menerus seperti sakit kepala yang tahan lama. Nyeri itu kemudian menjalar ke pinggang bagian atas, dan juga pangkal paha bagian luar. Di klinik, saya bertemu dengan dokter perempuan yang cukup muda. Sekedar mengingatkan, di ruangnya berpraktik, ada gambar anak-anak dengan krayon warna-warni tertempel di dinding. Mengingatkan saja.

"Mas-nya kurang olahraga," kata beliau. "Padahal masih muda, lho."

Saya cukup terhenyak. Penjelasan saya tentang jalan kaki dari pondok (yang terletak di belakang UIN) hingga fakultas (di tengah-tengah kampus) masih diremehkan karena, "Masih deket, bukan olahraga." Saya tertawa. Dalam hati, saya harus menyetujui kata-kata dokter itu. Kalau tidak, saya tidak punya semangat lagi untuk berjalan kaki. Sepeda hilang, kaki lemas, tangan penuh luka. Hidup saya sudah cukup banyak derita dan kurang syukur. Jangan diperparah.

Akhirnya saya pulang dengan sebuah obat, Biomega namanya. Terdiri dari: Metamizole sodium, Thiamin nitrate, Pyrodoxine hydrochloride, dan Cyanocobalamin, Diminum tiga kali sehari setelah makan. Iya, kalau saya makan.

*****

Saya sadar sudah cukup jarang menulis kegiatan sehari-hari. Beberapa aktivitas terakhir saya ceritakan dalam Tugas Mata Kuliah Metpen Etnografi, dengan gaya fieldnote observasi. Tidak lengkap, memang, tapi cukup untuk menggambarkan sebagian kegiatan. Saya ingin melanjutkan blog ini, dengan puisi, review film, review artikel, cerita pendek penuh dusta, dan lain sebagainya. Saya juga ingin menuliskan beberapa hal baik yang terjadi kepada saya, untuk mengenang orang-orang baik itu.

Makasih banget buat temen-temen cewek yang tergabung dalam grup nasyid UKM karena sudah mentraktir saya makan. Makasih banget buat keadaan yang nyaman dengan seseorang yang saat ini sedang saya dekati. Makasih banget buat dosen-dosen yang sudah memberikan tugas sehingga saya ada kegiatan produktif selain nonton drakor lalu mereviewnya. Makasih banget buat semua yang udah baik, tapi belum bisa saya sebutkan secara spesifik.

*****

Eh, kalian kalau pengin cerita, komen aja di bawah. Saya pendengar yang baik kok.

Komentar

Paling Banyak Dibaca Sepekan Terakhir