Ide-Ide, Sehari-Hari


Hari ini hari Sabtu, jadi nanti malam akan menjadi malam minggu. Bagi masyarakat awal manusia yang tidak mengenal konsep waktu selain siang dan malam, terang dan gelap, malam ini akan dianggap biasa, tidak spesial. Namun, bagi masyarakat kita yang 'modern' ini, malam minggu adalah malam yang spesial: bagi yang sudah memilik pasangan, akan mengajak pasangannya keluar untuk melakukan hal menarik. Kalau tidak ingin keluar rumah, masih banyak pilihan kegiatan lain yang tak kalah menyenangkannya. Salah satunya, menulis review jurnal.

Yah, itu adalah salah satu hal menyenangkan yang ingin saya ulang di setiap akhir pekan.

Saya belum punya pasangan, yah setidaknya hingga nanti (entah kapan ya Allah). Dan selama menjalani perkuliahan di antropologi, saya selalu meluangkan waktu berharga ini untuk me-review beberapa jurnal sebagai tugas harian. Ingin rasanya saya menjadi orang zaman dulu, merayakan apapun sesuai dengan kehendak alam, tak terikat pada tanggal atau bulan bahkan tahun. Tapi di sinilah saya: akhir kehidupan yang menentukan kemanusiaan.

Jujur saja, saya kehabisan ide untuk menulis. Randomly Stories yang terakhir saya tulis merupakan ide-ide liar dalam keseharian. Setelah itu, tidak ada lagi. Atau belum datang. Bagi orang yang membaca kisah itu, mereka akan berpikir bahwa kisah-kisah itu belum selesai. Begitu pula dengan saya. Namun, ketika hendak melanjutkannya, saya tak tahu. Kisah-kisah saya sependek itu. Kisah-kisah saya seabsurd itu.

Tidak ada tugas kuliah, tidak ada ide cerita, saya memutuskan untuk mengisi malam minggu dengan mneonton drama korea. Ya, saya jatuh hati pada Go Ara. Meski berambut panjang, dia tetap cantik. Saya tak tahu bagaimana jika dipotong pendek, saya belum pernah melihatnya. Ah, saya dulu suka dengan Mbak Ika dari Girlfriend, tapi itu musiman. Saya sudah jarang mendengar lagunya. BMTH memenuhi telinga saya kapan pun saya inginkan.

Tulisan ini akan saya labeli dengan Kosong.

Komentar

Paling Banyak Dibaca Sepekan Terakhir