Hari-Hari Kosong


"Jangan berhenti di sini, sayang. Masih ada beribu kemungkinan yang akan menyambutmu menjadi madu, atau bahkan membakarmu menjadi batu."

*****

Sudah lama saya tidak menulis. Tulisan terakhir saya, yang dirilis kemarin, sudah dipersiapkan sejak lama karena saya terburu-buru. Album GO TO rilis 27 Desember, maka saya mereview lagu terbaiknya pada 27 Januari. Saya tidak bisa memilih lagu terbaik dari amo, karena semuanya lagu-lagu hebat, berapa kali pun saya dengar ulang. Meskipun saya sudah pernah menulis review untuk video klip in the dark yang turut diperankan Forest Whitaker, saya tidak memungkinkan pendapat pribadi bahwa semua lagu dalam amo berkualitas cukup baik. Enak didengar.

Ah, kembali pada karir kepenulisan saya.

Saya tidak berniat berhenti, meskipun saya mengumumkan hal semacam itu di feed instagram. Bagaimana saya bisa berhenti manakala saya hanya bisa melakukan hal itu untuk mengalahkan rasa bosan? Bagaimana bisa saya berhenti manakala satu-satunya sumber karya hidup saya hanyalah dengan menulis? Ah. Saya tak tahu. Saya memang sempat berniat berhenti menulis, untuk menamatkan buku-buku yang sudah saya beli namun belum saya baca. Untuk menamatkan drama-drama korea yang dibintangi oleh Go Ara.

Dan apakah saya berhenti? Nyatanya tidak. Saya malah tidak menonton drama korea, atau membaca buku. Saya menulis lagi, dan lagi. Saya membaca jurnal, menonton anime, dan menulis. Dalam hati, saya ingin sekali berhenti, namun tidak bisa. Tangan saya selalu hendak pergi menyalakan laptop, membuka blog, dan memulai percobaan terbaru terhadap pikiran yang tak tenang. Maka lahirlah cerita-cerita, pengalaman-pengalaman, dan hal lain yang tak semuanya menyenangkan.

Sebenarnya saya juga ingin mengatakan bahwa: saya direkrut untuk menulis di web UKM. Jadi, selain di blog ini, Anda juga dapat membaca karya-karya saya (yang lebih bersifat jurnalistik) di wordpress. Alamatnya: senireligi.ub.ac.id. Baru satu tulisan yang saya terbitkan, dan tidak terlalu bagus. Akan datang tulisan-tulisan lain, yang menggambarkan kegiatan-kegiatan UKM setahun ke depan.

Beberapa hari lalu, saya mengikuti diklat kepengurusan baru, namun tidak banyak hal menarik yang bisa ditulis sebagaimana saya menuliskan wisata religi. Tidak ada perasaan tertentu, tidak ada kabar atau berita yang cukup bagus. Hidup saya datar-datar saja, dan perkuliahan sudah dimulai. Insya allah, esok lusa saya akan berangkat ke Madura bersama Eric, menghadiri walimah salah seorang teman yang sudah akad bulan ini. Ah, kenapa sih orang-orang keburu nikah.

Toh kiamat sebentar lagi.

Astaghfirullah.

Komentar

Paling Banyak Dibaca Sepekan Terakhir