Cantik Lebih Dulu
datang lebih dulu
cantik kemudian
tak dipedulikan
kecuali tubuh
datang tak dahulu
senyum lebih baru
tapi, tapi, tapi...
awan juga membumbung tinggi!
ah, aku risih, dengan senyummu!
ah, aku harusnya tahu
ini, kemunafikan ini
dilahirkan sejak tadi
bersama dengan temu
merubah diri jadi tamu
dan dihadapan orang biasa
ia bukan siapa-siapa
datang lebih dulu
cantik kemudian
selalu dipedulikan
kecuali aku


Komentar
Posting Komentar
Apa pendapatmu?