Dua Hari Penuh di Kampus
Kisah ini saya tulis, dengan kesadaran pribadi.
Sekitar dua hari ini, saya dipenuhi kegiatan kampus yang dengan senang hati saya ikuti. Bahkan ketika UKM membuka stand di Open House, saya menginap di satand bersama seorang kating. Tentu saja hawa dingin itu terasa, begitu jawab saya kepada orang-orang yang bertanya bagaimana saya dapat bertahan tidur di luar ruangan. Untuk urusan fisik, saya bukan orang lemah. Saya masih tahan banting. Tapi untuk urusan hati, sulit mengatakannya.
*****
Beberapa hari yang lalu, seorang teman dengan wajah memelas menghadapkan wajahnya, "Minta maaf, ya." Saya tentu saja membalas tatapannya dengan wajah heran. "Ada apa?" Katanya, akhir-akhir ini saya terlihat 'kacang', atau cuek, seolah-olah tidak mau melihatnya. Kalaupun melihatnya, pastilah dengan tatapan yang tidak nyaman. Saya mengelak, tentu saja tidak. Untuk apa saya cuek kepada seorang teman?
Saya tidak pernah membenci orang dengan alasan khusus, apalagi umum. Ketika saya terlihat cuek kepada seorang teman, barangkali ia melihat saya sedang dalam kondisi seperti itu. Lagipula, dia adalah teman wanita yang cantik: untuk apa mengalihkan pandangan? Saya tidak mau munafik, tapi dia memang cantik.
Yang saya benci selama ini, adalah diri saya sendiri. Andaikan saya tidak mau melihatmu, mungkin saja itu karena aku tak mau melihat diriku apabila disandingkan denganmu. Kamu terlalu luar biasa, kamu di luar jangkauanku. Dan ketika aku tak mampu untuk sekedar bermimpi mencapai impianku, bagaimana aku dapat membayangkanmu?
Jadi, jangan minta maaf. Kamu tidak salah apa-apa. Yang menjadi masalah adalah bagaimana saya dapat berdamai dengan mimpi saya sendiri.
*****
Sebenarnya banyak yang terjadi dalam dua hari ini: bagaimana saya terus-menerus menggoda seorang kating -yang tidak cukup akrab sebelumnya, mengahadapi osjur yang membosankan, makan gratisan, obrolan dengan kating tentang pindah pondok dan kemungkinan untuk menjadi ta'mir masjid, dan The Great Panitia Raja Brawijaya yang sudah sangat berhasil mengadakan open house dengan segala KESEMPURNAAN TANPA CELA. Terimakasih Panitia. Salam buat divisi acara.


Unchhh manyab banget kakak
BalasHapus