Review Jurnal: Dinasti Politik Ratu Atut
Judul Artikel
|
Gejala
Proliferasi Dinasti Politik di Banten Era Kepemimpinan Gubernur Ratu Atut
Chosiyah
|
Jurnal
|
Politik
Indonesia: Indonesian Political Science Review 2 (2) (2017) 100-120
|
Tahun
|
2017
|
Penulis
|
Agus Sutisna
|
Reviewer
|
Fariduddin
Aththar (185110800111020)
|
Pendahuluan
Membaca
makalah jurnal ini layaknya mengungkap dosa besar: ia telah lama dilakukan dan langgeng
menjadi rahasia umum. Dan tentu saja dinasti politik adalah salah satu di
antara dosa-dosa besar itu. Terlepas dari praktiknya yang legal dan sah di
hadapan hukum dan konstitusi, tetap saja dinasti politik tidak sesuai dengan
semangat demokrasi kebhinekaan karena akan menjurus pada penguasaan elit
tertentu – yang dalam hal ini berbentuk keluarga besar. Karena pada dasarnya,
demokrasi yang selalu dijunjung dan menjadi cita-cita identitas Indonesia
mustilah bebas dari kolusi, korupsi, dan nepotisme.
Pembahasan
Makalah
jurnal ini membeberkan bagaimana keluarga Ratu Atut –yang menjadi tokoh sentral
dalam keluarga- mulai menguasai Provinsi Banten pada 2001 dan diperkuat kembali
sejak 2005. Dinasti politik itu kemudian dibangun dengan sangat sistematis, rapi
dan kuat –yang tentu saja membutuhkan sokongan dana yang tidak sedikit. Keluarga Ratu Atut menguasai berbagai jabatan
pemerintahan, mengisi struktur organisasi sosial kemasyarakatan, dan mendekati
setiap elemen masyarakat. Langkah-langkah yang diambil oleh keluarga ini begitu
terencana, hingga secara tidak disadari, keluarga Ratu Atut telah menduduki
berbagai kursi penting dengan gaji besar. Kekayaan material tentu saja menjadi
motif utama, yang kemudian dibuktikan dengan tertangkapnya Ratu Atut dalam kasus
suap kepada Ketua MK Akil Mochtar. Meski tokoh utama dalam keluarga besar
ditangkap, dinasti politik Ratu Atut tetap berkuasa karena pondasi kekuatannya
telah mengakar kuat dalam masyarakat.
Kesimpulan
Dinasti
politik yang dikepalai oleh Ratu Atut adalah salah satu bentuk kekerabatan
dengan motif politis. Kuatnya pondasi dan rapinya struktur massa pendukung
adalah beberapa alasan mengapa dinasti politik di Banten ini langgeng berkuasa.
Oleh karena itu, butuh adanya edukasi politik dan penelitian yang mendalam
tentang kekerabatan bersifat politis untuk mengurangi masifnya dinasti politik
dan menghindari dampak buruk darinya.


Komentar
Posting Komentar
Apa pendapatmu?