Another Review Javanese Trah




Judul
Javanese Trah: A Preliminary Description of A Type of Javanese Social Organization
Penerbit
Australian National University
Tahun
1980
Penulis
Sjafri Sairin
Reviewer
Fariduddin Aththar (185110800111020)
Tanggal
27 Februari 2018

Review

Dalam kebudayaan jawa, masyarakat mengenal sistem tingkatan yang menentukan peran dan kedudukan seseorang. Setidaknya ada tiga sistem tingkatan yang dikenal: keluarga kerajaan, priyayi atau bangsawan, dan rakyat kecil. Dalam setiap tingkatan itu, ada pula tingkatan-tingkatan lain yang terbentuk. Sebagaimana priyayi atau bangsawan: apakah ia dilihat dari kekayaan atau dari pendidikannya. Lalu rakyat kecil juga memiliki klasifikasi yang lain: apakah ia dari golongan terpelajar seperti santri, pemuka agama, ulama dan lain sebagainya atau ia berasal daru golongan pekerja seperti pedagang, petani, nelayan dan lain sebagainya. Hal itu tidak hanya memengaruhi status dan kedudukan seorang warga secara sosial tetapi juga menentukan perannya dalam masyarakat.

Secara kekeluargaan atau dalam sistem kekerabatan, masyarakat jawa memiliki anggota keluarga yang luas. Secara dasar, tidak ada pengelompokan khusus untuk keluarga-keluarga jawa yang mana hal itu dikecualikan untuk keluarga kerajaan atau keratin. Sistem kekerabatan yang ada dalam kerajaan atau keraton memiliki urutan dan klasifikasi yang jelas nan teratur. Hal itu dibutuhkan agar eksistensi yang telah lama berdiri tidak runtuh begitu saja. Oleh karena itulah, terkadang, hanya beberapa keluarga saja yang mampu memiliki banyak lingkaran kekerabatan yang luas. Baik mampu secara sosial-kulural, maupun finansial.

Stratifikasi masyarakat yang telah ada membuat setiap keluarga memiliki budaya tersendiri yang bergantung pada budaya, agama, dan lingkungannya. Beberapa hal yang berpengaruh antara lain adalah penamaan anak, pemberian gelar ketika dewasa, dan pemberian jabatan dalam pemerintahan maupun organisasi sosial.

Komentar

Paling Banyak Dibaca Sepekan Terakhir