Bawa Buku-Baca Buku


Khoiru jalisin fiz zamani kitabun (Abu Ath-Tayyib At-Tabatani)

Tantangan terbesar mahasiswa/i semester satu seperti kami adalah mencoba mencari buku-buku referensi untuk tugas makalah maupun ujian. Dan terkadang, buku-buku yang kami dapati malah lebih mirip kamus bahasa asing atau kitab-kitab tafsirsalafus salih. Sangat tebal. Saking tebalnya, kami pun kaget layaknya seorang anak SMA yang mendapatkan 30 butir soal esai di UTS. Bukannya kaget sih. Cuma gak terbiasa. Dan membawa buku tebal kesana-kemari itu bukan kebiasaan sebagian besar dari kami. Kalau Qur’an, jujur saya masih sanggup. Beberapa teman bahkan hanya membawa sebuah buku catatan dan smartphone ke kampus. Ya… ada juga yang membawa tas… Kosong.
               
Nah, oleh karena itulah. Agar teman-teman FEBI tidak terlalu terbebani dengan buku-buku referensi setebal karung beras, berikut ada beberapa rekomendasi buku ‘tipis’ yang dapat membantu antum dan antunna terkait dengan perkuliahan:
·         “VIRUS” Entrepreneurship Kyai: 72 Prinsip dan Wejangan KH. Imam Zarkasyi. Ditulis oleh Muhammad Ridlo Zarkasyi, putra Kyai Zarkasyi salah satu Trimurti Pendiri Gontor. Buku ini pernah dibedah di Geserna TMI Putri, hanya saja saya lupa tahun berapa. Seingat saya, ketika itu saya masih jadi anggota, belum mua’allim.  Buku ini termasuk tipis: hanya 206 lembar + xxvi di awal. Dan juga ‘ringan’ karena gak ada teori-teori ribet tentang entrepreneurship. Cuma wadhifah-wadhifah sederhana. Tapi penting.
·         Muda Kaya Raya Mati Masuk Surga  dengan ketebalan 152 lembar danMuslim Entrepreneur dengan ketebalan 182 lembar + xxiv.Keduanya ditulis oleh Ahmad Rifa’i Rif’an. Termasuk yang ‘ringan’ karena pembahasan yang gak terlalu rumit. Ya, dia cuma nulis pengalaman orang-orang sukses dan prinsip apa yang mereka miliki. Termasuk dia sendiri. Menurut saya keduanya bagus, tapi buku kedua ini pembahasannya lebih berat sedikit.
·         Buku-buku Ippho Santosa.Seperti…10 Jurus Terlarang, 13 Wasiat Terlarang, Marketing Is Bullshit!, Percepatan Rezeki, 7 Keajaiban Rezeki dan masih banyak yang lainnya. Beliau adalah entrepreneur asli yang benar-benar berkecimpung di dunia itu dan belajar beneran bagaimana menjadi sukses. Dan buku-bukunya ‘ringan’ karena beliau gak mau ilmu entrepreneurship itu kelihatan sulit dipelajari.
·         Buku-buku Ust. Yusuf Mansur tentang menjadi entrepreneur atau pengusaha. Seperti…Semua Bisa Jadi Pengusaha dan Quantum Saving, Quantum Business, Quantum Salary. Sama dengan entrepreneur-entrepreneur muslim kebanyakan, Ust. Yusuf Mansur juga gak mungkin memberikan teori-teori rumit entrepreneurship. Pengalaman-pengalaman hidupnya menjadi pengusaha hebat ia jadikan bahan dasar buku ini. Hanya saja, buku-bukunya ketebelan. Dan hardcover.

Ya….mungkin cuma beberapa buku itu yang dapat saya rekomendasikan kepada antum dan antunna. Soalnya, mencari buku bagus yang ringan dibaca selain komik ‘One Piece’ itu sulit lho. Beneran. Tapi hal itu gak penting, kok. Yang penting itu…ya banyak aja baca buku. Soalnya kita gak bakal tau apa-apa tentang ‘Perbankan Syariah’ atau ‘Ekonomi dan Bisnis Islam’ ini tanpa membaca buku. Beneran. Karena, semakin ke depan, tantangan kuliah kita akan semakin sulit. Dan hal itu gak mungkin teratasi tanpa rasa cinta kita kepada buku. Dan berusaha sebisa mungkin menghindari  jurus terlarang ‘Ctrl + A, Ctrl + C, Ctrl + V no Jutsu’. Block. Copy. Paste

Sebaik-baiknya teman sepanjang waktu adalah buku. Itu arti mahfudhot di awal. Bukan smartphone!

Komentar

Paling Banyak Dibaca Sepekan Terakhir