Manusia dan Pemahaman tentang Dirinya Sendiri
![]() |
Night Glow on Unsplash |
Salah satu keajaiban dan kelebihan manusia yang membuatnya lebih dalam berbagai aspek dari makhluk lain adalah kecerdasan kognitif. Kelebihan itu membuatnya memiliki kemampuan berbahasa, berkomunikasi, dan menciptakan tulisan. Kecerdasan kognitif juga mampu membuatnya berpikir lebih baik, sehingga dapat menciptakan alat dan berbagai bentuk teknologi untuk mempermudah kehidupan.
Ketika kehidupan itu sudah mulai berjalan lebih baik, manusia mulai bertanya-tanya tentang kehidupan, tentang dirinya sendiri, dan berbagai pertanyaan tak terjawabkan lain yang membuatnya bertanya-tanya. Siapa sebenarnya manusia? Apa tujuan kita dalam hidup? Apa yang seharusnya kita lakukan dalam konteks kehidupan? Pertanyaan-pertanyaan itu, meskipun sudah disediakan oleh berbagai macam orang, tak mampu memberikan kepuasan. Hingga kini, kita masih mengajukan pertanyaan-pertanyaan itu.
Namun, yang lebih penting adalah, manusia memiliki kemampuan untuk itu. Manusia sebagai makhluk yang belum menemukan tujuan hidupnya mampu bertanya-tanya siapa sebenarnya dirinya. Hal ini merupakan pencapaian yang luar biasa, melihat tidak ada makhluk lain yang tampaknya melakukan hal yang sama. Lalu, apa pentingnya? Di sisi mana hal itu tampak luar biasa?
Karena manusia mampu berjalan di jalan itu. Karena manusia mampu untuk mencari hakikat siapa sebenarnya dirinya. Hal itu membantunya menemukan tujuan-tujuan lain, hingga ia bisa bertahan hidup dan memperbanyak diri untuk melestarikan gennya. Manusia, dalam proses panjang dan melelahkan itu, mampu secara bersamaan menciptakan peradaban untuk masa depan anak cucunya. Manusia bukan makhluk yang egois. Ia berusaha melindungi diri sendiri untuk melindungi gen masa depannya. Ketika ia menyerang orang lain, ia bukan berusaha untuk melenyapkan gen yang lain, namun mengurangi ancaman terhadap gennya.
Oleh karena itulah, muncul berbagai pengetahuan. Muncul banyak pemahaman tentang apa itu manusia dan tujuannya. Manusia bisa melewati berbagai pengetahuan itu, menggunakannya untuk mencari jawaban-jawaban lain. Keanekaragaman pengetahuan itu kemudian mengumpulkan manusia dalam kelompoknya masing-masing, kemudian mengembangkan peradaban dan melestarikan gen alaminya.

Komentar
Posting Komentar
Apa pendapatmu?