desa kami


aku benci kata-kata
ia mengungkapkan segalanya
aku juga membenci suara
karena kujangkau tak bisa

aku harusnya mendengar hikmah saja
-suatu hal absurd dalam kepulan debu-
yang kemudian kutanam kembali
untuk menutup pintu

desa kami menghalangi monster datang di saing hari -karena mereka bodoh dan harus selalu ditumpas tanpa henti

aku membenci kata-kata
aku membenci suara
aku tak memahami apapun
orang-orang pergi sekalipun

Komentar

Paling Banyak Dibaca Sepekan Terakhir